Kamis, 9 September 2010

Login Form






Kata Sandi hilang?
Belum terdaftar? Daftar

Pengunjung

Hari Ini47
Kemarin96
Minggu Ini461
Bulan Ini1014
Total90925

(C) Fliesenstadt

Webmaster

webmaster: santany, email:santany32@gmail.com, phone: 021-92 7575 89, 021-93088359
Forum Kebudayaan Indonesia Mengucapkan Selamat Tahun Baru 2009. Terhitung mulai Hari Kamis,1 Januari 2009, www.forumteknologi.org sudah bisa dinikmati oleh segenap Pecinta Teknologi
Advertisement

Home
BOYOLALI, KOMPAS.com--Masyarakat di Dukuh Grintingan, Desa Lencoh, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolal
Kamis, 04 Februari 2010

google.comBOYOLALI, KOMPAS.COM — Masyarakat di Dukuh Grintingan, Desa Lencoh, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Selasa, menggelar upacara "Merti Desa" (bersih desa) sebagai ungkapan syukur karena kawasan itu bebas dari bencana.

Masyarakat tampak mengenakan pakaian lengkap khas Jawa, membawa sesaji antara lain berupa nasi tumpeng dan berbagai buah-buahan.

Mereka kirab mengelilingi Desa Lencoh dengan tabuhan berbagai alat musik tradisional pengiring kesenian rakyat Lencoh diantaranya musik bambu yang disebut "Tanen" dan kesenian Jaran Gunung (Janung).

Mereka tampak berjalan kaki dalam ritual sesaji itu dari desanya menuju sumber air Salam, di lereng Gunung Merbabu, yang berjarak sekitar satu kilometer.

Tokoh masyarakat Desa Lencoh, Subagiyo Hari Utomo, menjelaskan, ritual sesaji itu sebagai ungkapan syukur warga kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena telah memberikan keselamatan masyarakat dari berbagai musibah di lereng Merbabu.

"Upacara ritual sesaji di Desa Lencoh dilakukan masyarakat setempat setiap pertengahan Bulan Sapar dalam penanggalan Jawa," katanya.

Masyarakat setempat, katanya, menganggap keramat sumber air Salam.

Pada kesempatan itu mereka juga menanam bibit pohon trembesi sebagai simbol penghargaan warga terhadap alam sekitarnya.

Mereka kemudian kembali ke desanya untuk menyaksikan berbagai kesenian rakyat seperti Tanen, Janung, dan Buto Krasak.

Ia mengatakan, ritual itu juga sebagai doa masyarakat untuk kehidupan yang lebih baik di desa itu pada masa mendatang.

Ritual yang diwarnai dengan pentas kesenian rakyat itu, katanya, sesungguhnya menyimpan berbagai nilai kearifan lokal yang selama ini dilestarikan oleh masyarakat agraris setempat. "Mereka melakukan konservasi alam," katanya.

Pada kesempatan itu, kalangan mahasiswa Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta dan Yogyakarta mementaskan berbagai kesenian seperti musik, tari, teater, dan wayang kontemporer.

Tradisi budaya itu bisa menjadi agenda tahunan yang bermanfaat bagi pengembangan pariwisata.  Penulis: JY   |   Editor: jodhi   |   Sumber : ANT

(Sumber KOMPAS.COM, 3 Februari 2010)

Comments (1) >>
...
Ditulis oleh wow power leveling, June 03, 2010


if or world of warcraft gold or replica sunglasses

Write comment
quote
bold
italicize
underline
strike
url
image
quote
quote
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
busy
 
< Sebelumnya   Berikutnya >