|
Aktivitas Budaya
|
|
Rabu, 28 Juli 2010 |
|
PADANG, KOMPAS.COM — Kongres Kebudayaan Minangkabau akan digelar kelomok Gebu Minang pada 23 September di Balai Sidang Bung Hatta, Sumatera Barat. Kongres ini digelar sebagai upaya mendorong pendalaman, penghayatan, dan pengamalan ajaran "Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah" kepada seluruh lapisan dan kalangan sebagai jati diri dan identitas kultural Minangkabau, kata Anggota Sekretariat Kongres Kebudayaan Minangkabau (KKM) Armen Zulkarnaen di Padang, Senin. Ia menerangkan, pembahasan dalam kongres diharapkan akan menjadi sumbangan pemikiran semua dalam membangun masa depan Minangkabau. Sumbangan pemikiran, katanya, disalurkan dengan tidak mengusik apa yang sekarang sudah berjalan baik.
|
|
|
Warisan Budaya
|
|
Rabu, 28 Juli 2010 |
|
PANGKALPINANG, KOMPAS.COM — Permainan gasing tradisional yang sekarang menjadi cabang olahraga kegemaran masyarakat di Provinsi Bangka Belitung (Babel), sarat dengan nilai budaya Melayu. "Gasing ini adalah permainan tradisional orang Melayu pada masa lalu, dan sekarang mampu menjadi olahraga profesi yang dimodernisasi, sehingga tidak kalah dari cabang olahraga tradisional lainnya," kata Ketua Gasing se-Indonesia, Agus MD, di Pangkalpinang, Senin. Menurut dia, permainan itu adalah warisan dari nenek moyang yang sudah ada sejak puluhan bahkan mungkin ratusan tahun yang silam.
|
|
|
Warisan Budaya
|
|
Rabu, 28 Juli 2010 |
|
PANGKALPINANG, KOMPAS.COM — Musik tradisional ’dambus’ khas Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung (Babel), kurang diminati generasi muda karena kurangnya sosialisasi. A. Ziwar Dahlan, budayawan Babel di Sungailiat, Senin, mengatakan, musik tradisional ’dambus’ kurang disosialisasikan kepada generasi penerus, sehingga dikhawatirkan kurang menyentuh dan bahkan tidak diminati generasi muda sekarang. "Para pemuda kebanyakan tidak tertarik dengan musik budayanya sendiri, Mereka lebih tertarik pada musik-musik modern, padahal musik dambus adalah warisan kebudayaan yang mesti terpelihara," ujarnya.
|
|
|
Karya Budaya
|
|
Rabu, 28 Juli 2010 |
|
BANDUNG, KOMPAS.COM — Bertepatan dengan 200 tahun Kota Bandung, Fakultas Seni Rupa Desain ITB, akan menggelar pasar seni sepanjang 500 meter di Jalan Ganesha, Bandung pada bulan Oktober mendatang. Ketua Umum Pasar Seni 2010, Tisna Sanjaya, di Bandung, Selasa, mengatakan bahwa pasar seni ke-10 bulan 10 tahun 2010 adalah angka yang bagus untuk menyelaraskan citra ITB sebagai penggerak kebudayaan serta sebagai momentum dari kota seni dan budaya Bandung. Pasar seni yang akan diselenggarakan merupakan pasar seni yang legendaris, pertama diadakan tahun 1972 hingga saat ini telah menginspirasi pasar seni lainnya, seperti Pasar Seni Jaya Ancol di Jakarta.
|
|
|