|
Gagasan
|
|
Jumat, 03 Juli 2009 |
|
JAKARTA, KOMPAS.COM — Untuk mendorong minat anak-anak agar lebih mengenal, memahami, dan menghargai seni musik tradisional pihak Departemen Kebudayaan dan Pariwisata (Depbudpar) menyelenggarakan Festival Nasional Kesenian Musik Tradisi Anak-anak 2009. "Mulainya hari ini sampai lusa (2-4 Juli 2009) di Gedung Kesenian Jakarta (GKJ)," kata Direktur Jenderal Nilai Budaya, Seni dan Film Depbudpar Tjetjep Suparman saat ditemui di tengah berlangsungnya festival di GKJ, Kamis (2/7). Menurut Tjejtjep, festival yang mengangkat tema Aku Bangga dengan Musik Tradisional Indonesia juga bertujuan untuk memacu kreativitas seniman, khususnya dalam menciptakan komposisi musik untuk anak-anak.
|
|
|
Gagasan
|
|
Jumat, 03 Juli 2009 |
|
SEMARANG, KOMPAS.COM — Para seniman di Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, merasa belum pernah diajak untuk berpartisipasi pada kegiatan Borobudur International Festival (BIF) 2009, yang sedianya berlangsung 16-21 Juli 2009. Padahal, mereka berharap BIF bisa menjadi ajang kolaborasi para seniman Borobudur untuk tampail dalam pentas festival yang akan dihadiri pelaku wisata dari luar negeri. "Banyak potensi lokal di Borobudur yang bisa dilibatkan dalam kegiatan BIF. Mulai dari para pelukis, seniman hingga perajin lokal yang berada di klaster-klaster kawasan wisata Candi Borobudur. Namun sayangnya, kami belum pernah diajak berembug dalam partisipasi BIF," kata pengelola Warung Info dan penggerak wisata Borobudur, Sucoro, Kamis (2/7), ketika dihubungi di Magelang.
|
|
|
Multi-Kultur
|
|
Jumat, 03 Juli 2009 |
|
JAKARTA, KOMPAS.COM – Saat ini kesenian tradisional Indonesia mengalami stagnasi dan ditinggalkan masyarakat pendukungnya. Hal ini akibat adanya pergeseran nilai-nilai yang berkembang di masyarakat. "Untuk mengimbangi kecenderungan generasi muda yang semakin akrab dengan berbagai kesenian popular, perlu dilakukan upaya-upaya untuk memberi pemahaman dan apresiasi agar mereka tidak semakin terasing dengan kesenian tradisional," kata Direktur Jenderal Nilai Budaya, Seni dan Film Tjetjep Suparman saat membuka Festival Nasional Kesenian Musik Tradisi Anak-anak 2009 di Gedung Kesenian Jakarta, Kamis (2/7). Festival yang bertema Aku Bangga dengan Musik Tradisi Indonesia itu bertujuan untuk mendorong minat anak-anak agar lebih mengenal,memahami dan menghargai seni musik tradisional. Festival berlangsung hingga 5 Juli 2009.
|
|
|
Wisata Budaya
|
|
Jumat, 03 Juli 2009 |
|
KOMPAS.COM — Kota Gede adalah nama sebuah kawasan di Provinsi DI Yogyakarta yang terletak di dua wilayah administratif, yaitu Pemerintah Kota Yogyakarta dan Kabupaten Bantul. Ketika gempa berskala 5,9 skala Richter mengguncang Yogyakarta pada tahun 2006, kawasan ini terkena dampak yang parah. Berbagai bangunan tradisional di sini, khususnya rumah joglo, setengah hancur bahkan lebur tak berbekas. Kota Gede terletak sekitar 10 km arah tenggara Kota Yogyakarta. Di kawasan ini kerajinan perak pernah menjadi primadona. Kini perajin perak sedang kembali digalakkan oleh tim dari Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama Jogja Heritage Society (JHS).
|
|
|
|
<< Awal < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Berikutnya > Akhir >>
|
| Hasil 1 - 11 dari 1281 |